Wednesday, June 22, 2011

PENEMPATAN HIASAN


PENEMPATAN HIASAN


Berbagai benda lenan rumah tangga maupun busana, mempunyai bidang yang berbeda–beda bentuknya. Untuk mendapatkan hiasan yang serasi, dalam arti sesuai dengan bidang atau bentuk bendanya, maka pola hias yang didesain perlu memperhatikan bentuk bidang maupun penempatannya.
Penempatan hiasan pada bidang adalah menempatkan hiasan pada berbagai bentuk bidang misalnya bidang persegi panjang, persegi, segitiga, lingkaran, oval, segi lima, segi enam atau segi delapan.
Penempatan hiasan untuk bidang segi empat berbeda dengan penempatan untuk bidang berbentuk bundar atau oval. Di samping itu ukuran suatu motif hias harus disesuaikan pula dengan bidang yang akan dihias.
Sebelum memberikan ragam hias tertentu pada suatu benda atau bidang yang perlu diingat bahwa ragam hias  boleh merusak struktur dari benda atau bidang tersebut. Kemudian letak atau  posisi ragam hias dan bidang yang akan dihias harus ada kesatuan dan keharmonisan.

MACAM- MACAM PENEMPATAN POLA HIAS
1.Penempatan hiasan tepi atau pinggir
          Hiasan tepi disebut juga hiasan pinggir, merupakan pola hiasan yang membentuk batas pada suatu bidang.Hiasan batas pada umumnya ditempatkan pada sekeliling tepi bidang, baik bidangberbentuk bundar, oval, segi empat dan sebagainya.

2. Penempatan hiasan sudut
Hiasan sudut adalah hiasan yang diletakkan pada bagian sudut, baik tampak simetris atau  asimetris sesuai dengan kebutuhan atau dengan bentuk busana. Hiasan sudut merupakan motif hias yang ditempatkan pada sudut suatu bidang. Bentuk motif hiasan sudut hendaknya serasi dengan bentuk sudut bidang tersebut. Penempatan motif pada sudut benda dengan tujuan menghidupkan  sudut benda tersebut dan tidak dapat diletakan pada bidang lingkaran.


3.Penempatan hiasan tengah
          Hiasan ditengah adalah hiasan yang terletak antara pusat dan pinggir atau tepi. Hiasan tengah ini banyak digunakan untuk menghias lenan rumah tangga dan benda buatan dari pada untuk menghias busana
4.Penempatan hiasan dipusat
          Hiasan pusat adalah hiasan yang terletak dipusat sebuah busana. Hiasan pusat merupakan pola hiasan yang ditempatkan pada tengah–tengah suatu bidang. Motif hias hendaknya menyebar atau menutup semua latar belakang bidangnya. Penempatan motif pada permukaan benda yang mengarah ke bagian benda atau ruangan. Hiasan ini dibuat memancar yang berarti penempatan motif pada permukaan benda bertolak fokus menuju keluar, seperti pancaran sinar atau cahaya. Sebaliknya, hiasan ini dapat dibuat memusat dengan arti penempatan motif pada permukaan benda mengarah pada ke titik pusat.

1 comments on "PENEMPATAN HIASAN"

bintang on January 10, 2015 at 5:17 PM said...

VIDEO HOT - TERBARU

Rahasia Penis Besar

Pengalaman Sex Luar Biasa

Obat Pembesar Penis

Cara MUdah ML Gratis

Rahasia Kuat Sex Pria

Trik Dapat Cewek

Cara Puaskan Tante Girang

Hub: Pin BB 2A31CB34 / Hp: 0821 3349 1007

Post a Comment

Wednesday, June 22, 2011

PENEMPATAN HIASAN

PENEMPATAN HIASAN


Berbagai benda lenan rumah tangga maupun busana, mempunyai bidang yang berbeda–beda bentuknya. Untuk mendapatkan hiasan yang serasi, dalam arti sesuai dengan bidang atau bentuk bendanya, maka pola hias yang didesain perlu memperhatikan bentuk bidang maupun penempatannya.
Penempatan hiasan pada bidang adalah menempatkan hiasan pada berbagai bentuk bidang misalnya bidang persegi panjang, persegi, segitiga, lingkaran, oval, segi lima, segi enam atau segi delapan.
Penempatan hiasan untuk bidang segi empat berbeda dengan penempatan untuk bidang berbentuk bundar atau oval. Di samping itu ukuran suatu motif hias harus disesuaikan pula dengan bidang yang akan dihias.
Sebelum memberikan ragam hias tertentu pada suatu benda atau bidang yang perlu diingat bahwa ragam hias  boleh merusak struktur dari benda atau bidang tersebut. Kemudian letak atau  posisi ragam hias dan bidang yang akan dihias harus ada kesatuan dan keharmonisan.

MACAM- MACAM PENEMPATAN POLA HIAS
1.Penempatan hiasan tepi atau pinggir
          Hiasan tepi disebut juga hiasan pinggir, merupakan pola hiasan yang membentuk batas pada suatu bidang.Hiasan batas pada umumnya ditempatkan pada sekeliling tepi bidang, baik bidangberbentuk bundar, oval, segi empat dan sebagainya.

2. Penempatan hiasan sudut
Hiasan sudut adalah hiasan yang diletakkan pada bagian sudut, baik tampak simetris atau  asimetris sesuai dengan kebutuhan atau dengan bentuk busana. Hiasan sudut merupakan motif hias yang ditempatkan pada sudut suatu bidang. Bentuk motif hiasan sudut hendaknya serasi dengan bentuk sudut bidang tersebut. Penempatan motif pada sudut benda dengan tujuan menghidupkan  sudut benda tersebut dan tidak dapat diletakan pada bidang lingkaran.


3.Penempatan hiasan tengah
          Hiasan ditengah adalah hiasan yang terletak antara pusat dan pinggir atau tepi. Hiasan tengah ini banyak digunakan untuk menghias lenan rumah tangga dan benda buatan dari pada untuk menghias busana
4.Penempatan hiasan dipusat
          Hiasan pusat adalah hiasan yang terletak dipusat sebuah busana. Hiasan pusat merupakan pola hiasan yang ditempatkan pada tengah–tengah suatu bidang. Motif hias hendaknya menyebar atau menutup semua latar belakang bidangnya. Penempatan motif pada permukaan benda yang mengarah ke bagian benda atau ruangan. Hiasan ini dibuat memancar yang berarti penempatan motif pada permukaan benda bertolak fokus menuju keluar, seperti pancaran sinar atau cahaya. Sebaliknya, hiasan ini dapat dibuat memusat dengan arti penempatan motif pada permukaan benda mengarah pada ke titik pusat.

1 comments:

bintang said...

VIDEO HOT - TERBARU

Rahasia Penis Besar

Pengalaman Sex Luar Biasa

Obat Pembesar Penis

Cara MUdah ML Gratis

Rahasia Kuat Sex Pria

Trik Dapat Cewek

Cara Puaskan Tante Girang

Hub: Pin BB 2A31CB34 / Hp: 0821 3349 1007

Post a Comment

Followers

 

FASHION Copyright 2008 Fashionholic Designed by Ipiet Templates Supported by Tadpole's Notez