Monday, June 25, 2012

DAWET HITAM




DAWET HITAM  uenakk tenan...
http://4.bp.blogspot.com/-d6enIOIfmpk/Te1puhZ6uJI/AAAAAAAAERk/Kpz4jSLRARk/s1600/dawet.jpg






Dawet hitam  yang juga disebut dawet ireng adalah kuliner makanan dari khas jawa tengah daerah purworejo tepatnyaa daerah yang dikenal dengan nama  “BUTUH”...
 Kata ireng dari Bahasa Jawa yang artinya hitam. Butiran dari dawet berwarna hitam, warna hitam dawet diperoleh dari abu bakar jerami, atau yang dikenal dengan oman ( jaman dahulu bisa dipakai buat keramas loh,,, tapi jangan takut ini tidak berbahaya buat kesehatan kok!! ^^ ) abu bakar jerami kemudian dicampur dengan air sehingga menghasilkan air berwarna hitam, air inilah yang digunakan sebagai pewarna dawet.
dawet ini berkasiat sebagai pereda panas dalam serta memperlancar pencernaan. Bahan dasar dawet ini adalah tepung aren dan tepung erot dengan garam yang berfungsi sebagai perasa. Sedangkan warna hitam dawet ini ternyata terbuat dari merang, atau daun padi  yang dibakar sampai gosong lalu diambil airnya. Satu hal lagi yang membedakan, jika dawet hijau dibuat dari tepung beras, dawet hitam ini dibuat dari sagu.

Dalam penyajiannya, campurannya cukup sederhana, yakni menggunakan santan, gula jawa dan dawet sebagai bahan utamanya. Meski demikian, kesederhanaan yang ada tidak menyebabkan rasa dawet hitam ini kehilangan rasa lezat. Rasanya pas, tidak terlalu manis. 
Begitu pula dengan santan yang tidak terlalu kental terasa segar di mulut. Dawet hitam ini akan lebih nikmat jika diminum dalam keadaan dingin.
ü Berikut ini adalah Resep untuk membuat minuman Dawet Ireng

BAHAN:
1 kg tepung sagu
ü 1 genggam merang/batang padi
ü 2,5 lt air
ü 1 lt santan
ü 1 – 1 1/2 sdt garam
ü es batu secukupnya
SIRUP GULA JAWA:
ü 500 gr gula jawa
ü 250 gr gula pasir
ü 500 ml air
ü 2 daun pandan
CARA MEMBUAT :
1.     Sirup gula jawa: rebus semua bahan hingga mendidih dan gula larut. Saring. Sisihkan
2.    Santan: Campurkan santan dengan garam. Sisihkan.
3.    Larutkan tepung sagu dengan 1.5 lt air hingga rata. Bila perlu
4.    saring dengan kain. Sisihkan.
5.    Bakar merang hingga jadi abu, rendam dengan 1 lt air. Aduk hingga berwarna hitam. Saring dengan kain.
6.    Rebus larutan merang hingga mendekati mendidih. Sebelum mendidih masukkan adonan sagu. Aduk-aduk hingga jadi seperti bubur. Aduk konstan hingga matang.
7.    Siapkan baskom berisi air dingin, dan saringan/cetakan dawet. Panas-panas ambil bubur merang yang telah matang secukupnya. Taruh di cetakan, tekan dengan papan yang lebih kecil ukurannya dari diameter saringan. Biarkan bubur merang lolos lewat lubang-lubang kecil saringan tepat di air dingin. Lakukan hingga semua ‘tersaring’. Tiriskan.
8.      Penyajian: Ambil gelas saji, beri dawet hitam, es batu, tuangi santan dan sirup gula jawa. Sajikan.

0 comments on "DAWET HITAM"

Post a Comment

Monday, June 25, 2012

DAWET HITAM



DAWET HITAM  uenakk tenan...
http://4.bp.blogspot.com/-d6enIOIfmpk/Te1puhZ6uJI/AAAAAAAAERk/Kpz4jSLRARk/s1600/dawet.jpg






Dawet hitam  yang juga disebut dawet ireng adalah kuliner makanan dari khas jawa tengah daerah purworejo tepatnyaa daerah yang dikenal dengan nama  “BUTUH”...
 Kata ireng dari Bahasa Jawa yang artinya hitam. Butiran dari dawet berwarna hitam, warna hitam dawet diperoleh dari abu bakar jerami, atau yang dikenal dengan oman ( jaman dahulu bisa dipakai buat keramas loh,,, tapi jangan takut ini tidak berbahaya buat kesehatan kok!! ^^ ) abu bakar jerami kemudian dicampur dengan air sehingga menghasilkan air berwarna hitam, air inilah yang digunakan sebagai pewarna dawet.
dawet ini berkasiat sebagai pereda panas dalam serta memperlancar pencernaan. Bahan dasar dawet ini adalah tepung aren dan tepung erot dengan garam yang berfungsi sebagai perasa. Sedangkan warna hitam dawet ini ternyata terbuat dari merang, atau daun padi  yang dibakar sampai gosong lalu diambil airnya. Satu hal lagi yang membedakan, jika dawet hijau dibuat dari tepung beras, dawet hitam ini dibuat dari sagu.

Dalam penyajiannya, campurannya cukup sederhana, yakni menggunakan santan, gula jawa dan dawet sebagai bahan utamanya. Meski demikian, kesederhanaan yang ada tidak menyebabkan rasa dawet hitam ini kehilangan rasa lezat. Rasanya pas, tidak terlalu manis. 
Begitu pula dengan santan yang tidak terlalu kental terasa segar di mulut. Dawet hitam ini akan lebih nikmat jika diminum dalam keadaan dingin.
ü Berikut ini adalah Resep untuk membuat minuman Dawet Ireng

BAHAN:
1 kg tepung sagu
ü 1 genggam merang/batang padi
ü 2,5 lt air
ü 1 lt santan
ü 1 – 1 1/2 sdt garam
ü es batu secukupnya
SIRUP GULA JAWA:
ü 500 gr gula jawa
ü 250 gr gula pasir
ü 500 ml air
ü 2 daun pandan
CARA MEMBUAT :
1.     Sirup gula jawa: rebus semua bahan hingga mendidih dan gula larut. Saring. Sisihkan
2.    Santan: Campurkan santan dengan garam. Sisihkan.
3.    Larutkan tepung sagu dengan 1.5 lt air hingga rata. Bila perlu
4.    saring dengan kain. Sisihkan.
5.    Bakar merang hingga jadi abu, rendam dengan 1 lt air. Aduk hingga berwarna hitam. Saring dengan kain.
6.    Rebus larutan merang hingga mendekati mendidih. Sebelum mendidih masukkan adonan sagu. Aduk-aduk hingga jadi seperti bubur. Aduk konstan hingga matang.
7.    Siapkan baskom berisi air dingin, dan saringan/cetakan dawet. Panas-panas ambil bubur merang yang telah matang secukupnya. Taruh di cetakan, tekan dengan papan yang lebih kecil ukurannya dari diameter saringan. Biarkan bubur merang lolos lewat lubang-lubang kecil saringan tepat di air dingin. Lakukan hingga semua ‘tersaring’. Tiriskan.
8.      Penyajian: Ambil gelas saji, beri dawet hitam, es batu, tuangi santan dan sirup gula jawa. Sajikan.

0 comments:

Post a Comment

Followers

 

FASHION Copyright 2008 Fashionholic Designed by Ipiet Templates Supported by Tadpole's Notez